Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memastikan partainya dan PPP sebagai parpol pengusung paslon 03 Ganjar-Mahfud akan mengajukan hak angket kecurangan pemilu di 2024. Dia menuturkan pihaknya tengah mengadakan focus group discussion (FGD) untuk membangun kesadaran masyarakat terlebih dahulu.
“PPP sudah nyatakan sikap resmi bersama Pak Ganjar Mahfud dan para ketua umum partai, mungkin yang menyatakan tidak ikut rapat,” kata Hasto di Jalan Diponegoro 72, Jakarta Pusat, Sabtu (9/3).
“Tapi hak angket dibutuhkan suatu tahapan-tahapan, kemudian merancang sebaik-baiknya, membangun kesadaran rakyat, kemudian dilakukan FGD dengan civil society dengan para guru besar itu tahapan-tahapannya,” lanjut Hasto.
Namun, Hasto tak menjawab tegas apakah hak angket akan diajukan sebelum KPU mengumumkan hasil pemilu 2024 pada 20 Maret mendatang atau setelahnya. Hasto menuturkan yang pasti naskah akademik sudah hampir sempurna.
“Jadi ini segala sesuatunya dipersiapkan, Prof Mahfud sudah mengatakan naskah akademiknya sedang disempurnakan, tapi revisi nol sudah dikeluarkan,” tutur Hasto.
Tak hanya itu, kata dia, naskah akademik yang akan dipakai untuk mengajukan hak angket tengah dilihat tokoh masyarakat dan pakar IT.
ADVERTISEMENT
“Sekarang juga sudah mendapat review dari beberapa pimpinan civil society. Beberapa pakar hukum beberapa pakar IT dan pada saat bersamaan itu kita bangun kesadaran, bahwa yang ingin kita benahi adalah rusaknya nilai-nilai demokrasi,” tuturnya.
“Jangan sampai seperti pemilu 71, ketika kekuatan untuk mengoreksi itu kalah, kemudian ini akan menjadi basis pemerintahan otoriter jilid kedua,” tandas dia.
Editor : Saputri,M
Sumber : kumparanNEWS



