Bangkinang Kota, Infoinkampar – Penjabat (Pj) Bupati Kampar Hambali.SE.M.Ba.MH mengikuti zoom meeting tim pengendalian inflasi Daerah Bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) yang dipimpin langsung oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) di wakili oleh Plt Sekjen Komjen Pol Drs.Tomsi Tohir.M.Si Ruang Vidcon Lantai II Kantor Bupati Kampar, Senin (27/5).
Turut hadir dalam Rakor ini diantaranya Deputi Bappenas, BPS Pusat, Badan Pangan Nasional, Bulog dan diikuti oleh Gubernur, Bupati/Walikota, Asisten II Bidang Kemasyarakatan dan Pembangunan Suhermi.ST, Kepala Dinas Perdagangan dan UKM Drs.Dendi Zulhairi.M.Si, Kepala dinas Pertanian Nur Ilahi Ali, Kepala BPS Budianto, Plt Kepala Bagian Ekonomi Purwoko dan seluruh mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi.
Dalam arahannya Penjabat (Pj) Bupati Kampar Hambali.SE.M.Ba.MH menyampaikan atas arahan yang disampaikan oleh Kementerian Dalam negeri yang kita ikuti setiap minggunya melalui zoom meeting, Kabupaten Kampar terus berupaya dalam mengendalikan inflasi memberikan dampak yang signifikan terhadap penurunan angka inflasi dari bulan ke bulan.
Dengan demikian untuk mengatasi tingginya inflasi disebabkan oleh meningkatnya harga pada beberapa kelompok kebutuhan seperti bahan pokok, makanan, minuman dan tembakau dimana kondisi ini bertepatan dengan meningkatnya kebutuhan.
“Pemerintah Kabupaten Kampar juga selalu melakukan pasar murah disetiap kecamatan , yang mana pasar murah ini meliputi bahan pokok dan kebutuhan masyarakat, sehingga masyarakat tidak terbebani dengan tingginya harga bahan pokok.”ungkap Hambali.
“Dalam rangka pengendalian inflasi Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus berupaya maksimal melakukan upaya konkrit serta berkoordinasi dan bekerjasama dengan berbagai pihak yang terkait supaya selalu menekan angka Inflasi demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kampar.”Tambah Hambali.
Selanjutnya, Plt Sekjen Komjen Pol Drs.Tomsi Tohir.M.Si mengharapkan seluruh Kepala Daerah dapat mengoreksi perkembangan kenaikan Inflasi dan dapat berpedoman dengan tetangga Daerahnya.
“Pada rakor kali ini diharapkan dapat berfokus pada kenaikan harga komoditas di minggu ke tiga mei ini, sehingga dapat mencari solusi terbaik dalam penanganannya. Upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah dapat benar-benar dijalankan sesuai dengan laporan yang di sampaikan melalui wasinflasi.kemendagri.go.id.,” ungkapnya.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa memaparkan data terkait tinjauan inflasi dan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu ketiga bulan Mei tahun 2024.
“Berdasarkan Pemantauan harga SP2KP pada Minggu kedua mei 2024 beberapa komoditas pangan harganya meningkat dan perlu di waspadai karena terjadi penambahan jumlah Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan harga adalah Bawang, Cabai Merah, Gula Pasir, Bawang Putih dan Telur Ayam Ras. Sementara itu, harga beras terus mengalami penurunan sampai dengan minggu ketiga mei 2024.” jelasnya.***



